Terapi Metadon Sembuhkan Pecandu Narkoba
Bagi pecandu opioid berat seperti heroin, berhenti mendadak sering kali bukan jalan yang realistis. Di sinilah Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) berperan. Metadon adalah sejenis heroin sintetis yang penggunaannya dengan cara diminum, dalam dosis terukur dan di bawah pengawasan dokter.
Berbeda dengan heroin yang disuntikkan dan memberi "high" yang cepat dan singkat, metadon bekerja perlahan dan tahan lama. Ia menempel pada reseptor yang sama di otak sehingga menghilangkan sakau dan keinginan memakai, tetapi tanpa euforia berlebihan. Dengan PTRM, orang yang pernah kecanduan narkoba secara bertahap akan melupakan zat terlarang.
Manfaat Terapi Metadon
Pertama, pecandu berhenti menggunakan jarum suntik — yang berarti risiko penularan HIV dan hepatitis turun drastis. Kedua, ia bisa kembali bekerja dan berfungsi sosial karena tidak lagi dikejar sakau. Ketiga, dosisnya dapat diturunkan perlahan sampai akhirnya benar-benar bersih.
Di Indonesia
PTRM resmi tersedia di sejumlah rumah sakit dan puskesmas rujukan di kota-kota besar, bekerja sama dengan BNN dan Kementerian Kesehatan. Program ini gratis atau sangat murah, dan pesertanya didampingi konselor.
Terapi metadon memang bukan sihir — keberhasilannya tetap menuntut disiplin dan dukungan keluarga. Tetapi bagi ribuan pecandu opioid di Indonesia, terapi ini telah menjadi jembatan nyata kembali ke kehidupan normal.